Obat-obatan yang diresepkan oleh dokter adalah dimaksudkan untuk membantu anda. Namun demikian, jika tidak dikonsumsi atau diminum secara tepat, maka obat-obatan tersebut dapatlah menimbulkan bahaya.

Ketahuilah Pojok Obat Anda bertujuan untuk memberikan anda informasi tentang edukasi yang berguna untuk membantu anda di dalam memahami penggunaan obat-obatan secara lebih baik.

Disini kami telah menyusun topik-topik umum tentang penggunaan obat-obatan yang relevan bagi pasien dan konsumen, dan membantu anda untuk menggunakan obat-obatan secara aman dan optimal.

 

Penggunaan & Penyimpanan Obat Umum

 

Bepergian dengan obat-obatan anda

Jika anda bepergian dengan pesawat, simpanlah obat-obatan anda di tas jinjing Anda.

Untuk membantu keamanan di bandara:

  • Simpanlah obat-obatan di dalam botol aslinya
  • Mintalah kepada dokter anda salinan semua resep anda. Anda mungkin akan memerlukan ini jika anda salah menaruh, kehabisan, atau terjadinya kerusakan pada obat-obatan Anda
  • Jika anda menderita diabetes, mintalah surat kepada dokter yang menjelaskan kondisi medis anda dengan daftar obat-obatan anda. Anda diizinkan untuk membawa obat-obatan, pengukur glukosa darah, dan alat lancet di pesawat
  • Bawalah obat-obatan berpendingin anda ke pesawat dalam kantung pendingin untuk menjaga obat tetap dingin selama beberapa jam. Beri tahulah pramugari tentang obat-obatan anda ketika boarding untuk penerbangan jarak jauh
  • Pramugari akan membantu anda dengan menyimpankan obat-obatan di lemari es pesawat. Pastikan wadah obat anda diberi label dengan nama dan informasi kontak anda

Referensi:

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Put Your Medicines Up and Away and Out of Sight. 12 Desember 2011. www.cdc.gov/Features/MedicationStorage. Diakses pada tanggal 10 Agustus 2016.

Pusat Peningkatan Kualitas Manajemen Obat dan Konsil Nasional Tentang Informasi dan Edukasi Pasien. Dewan Nasional Informasi dan Pendidikan Pasien.  Quick scoop: obat-obatan dan keluarga anda: penyimpanan dan pembuangan obat yang aman. Diperbarui tahun 2016. www.learnaboutrxsafety.org/quick-scoop.aspx#safely. Diakses 10 Agustus 2016.

Bolehkah Saya Menghancurkan Tablet atau Membuka Kapsul?

Jenis tablet atau kapsul yang TIDAK boleh anda hancurkan atau buka:

  • Formulasi lepas-lama atau aktif-lama
    Jika anda menghancurkan tablet jenis ini maka akanlah sekaligus melepaskan zat yang terkandung pada tablet. Hal ini akanlah meningkatkan risiko kemungkinan efek samping, risiko overdosis, dan berpotensi meningkatkan periode waktu di mana obat tidak akan terserap tubuh anda, atau tidak akan memberikan efek/pengaruhnya.
  • Tablet dengan lapisan tahan-lambung
    Tablet ini mengandung butiran tahan lambung yang dirancang untuk melindungi bahan aktif dari asam lambung kita, dan hanya dilepaskan ketika mencapai usus. Ketika lapisan tahan lambung ini rusak karena dihancurkan, maka anda akan berisiko mengalami ulkus lambung, jumlah obat tidak mencukupi  untuk memunculkan efek/pengaruh, atau dapat membuat obat tidak sampai ke lokasi yang semestinya (misalnya tidak sampai ke usus).
  • Peka terhadap cahaya atau kelembapan
    Terdapat beberapa bahan aktif yang sensitif terhadap cahaya atau kelembaban (contohnya. Frusemide peka terhadap cahaya). Jika anda menghancurkan tablet atau membuka kapsul yang mengandung bahan aktif yang sensitif terhadap cahaya atau lembab maka akan menyebabkan terdegradasinya bahan aktif.
  • Sitotoksik
    Kelompok obat-obatan ini bersifat racun untuk sel karena berfungsi untuk menghentikan atau mencegah sel untuk membelah atau bereplikasi. Obat-obatan ini digunakan untuk menangani kanker dan kondisi-kondisi lain seperti contohnya artritis reumatoid dan multipel sklerosis. Adalah penting untuk personil yang terlibat di dalam penyiapan atau pemberian obat untuk mengetahui sifat obat, sehingga mereka dapat menghindari penanganan obat yang tidak diperlukan atau melakukan langkah pencegahan dengan mengenakan sarung tangan untuk mencegah terjadinya kontak dengan kulit, atau dengan menggunakan masker wajah untuk mencegah terhirupnya obat.

 

Pelembab vs Steroid

Eksim atau eksema merupakan kondisi kulit yang disebabkan oleh peradangan kulit. Eksim dapatlah menyebabkan kulit menjadi gatal, kemerahan, kering; dan terkadang retak dan kasar.

 

Pelembab

  • Membantu mencegah hilangnya air
  • Peran utama pelembap adalah untuk mencegah eksim memburuk
  • Perbedaan antara losion, krim dan salep adalah pada proporsi minyak (lipid) dengan air
  • Semakin tinggi kandungan lipid nya, maka semakin kental/ tebal juga emolien. Dengan demikian, pelembap akan semakin baik dan lebih lama bekerjanya
  • Jenis pelembap yang digunakan akanlah tergantung pada tingkat kekeringan kulit anda, area kulit yang terlibat, dan tergantung juga pada preferensi anda:
    • Kondisi kulit kering ringan - Losion atau Krim
    • Kondisi kulit kering sedang - Krim atau Salep
    • Area kulit yang berambut - Losion

Steroid topikal

Steroid topikal bekerja dengan meredakan peradangan pada kulit dan mencegah pemburukan kondisi

 

Bagaimana cara mengaplikasikan/ menggunakan pelembab?

  • Gunakan pelembab setidaknya dua kali sehari, setelah mandi dan sebelum tidur. Pelembap paling baik ketika diaplikasikan dalam jendela waktu 3 menit setelah anda mandi untuk memaksimalkan efek penahan kelembabannya
  • Oleskan pelembab secara perlahan dan lembut ke seluruh tubuh. Hal ini akan mencegah meluasnya eksim ke area lain di kulit.

Bagaimana cara mengaplikasikan/ menggunakan krim steroid?

  • Gosokkan krim atau salep ke kulit dengan lembut sampai hilang. Kemudian, cuci tanganlah (kecuali tangan merupakan area yang sedang ditangani
  • Penggunaan steroid secara berlebihan dapat menyebabkan penipisan dan perubahan pada warna kulit

Referensi

Eksim: Cara Menggunakan Pelembap dan Steroid Topikal

Seberapa Stabil Obat-Obatan Ketika Dibuka Dari Kemasan Asalnya?

Beberapa obat-obatan tertentu tidaklah disarankan untuk dikeluarkan dari kemasan asalnya dan disimpan dalam kemasan lain (misalnya kemasan yang dimodifikasi untuk menjaga kepatuhan pasien terhadap penanganan). Obat-obatan ini mencakup:

  • Tablet eferfesen
  • Tablet dispersi atau tablet yang dilarutkan dalam air
  • Tablet bukal
  • Tablet sublingual/ bawah lidah
  • Preparasi sitotoksik
  • Simpanlah obat-obatan anda pada kemasan asalnya untuk sebisa mungkin menjaga tidak terjadinya penurunan efek atau kemanjuran

Jika anda diminta untuk meminum setengah tablet obat anda, anda tidak perlu memotongnya terlebih dahulu dan menyimpannya di dalam wadah obat untuk digunakan kemudian. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas dan efikasi obat.
 

Tetap Simpan Pada Kemasannya

  • Bebrerapa obat tertentu dapat menjadi tidak stabil jika dikeluarkan dari kemasan atau botol aslinya.

Inilah alasannya:

  • Obat anda mungkin peka/ sensitif terhadap cahaya
  • Obat anda mungkin sensitif terhadap kelembapan
  • Beberapa obat dibuat dalam formulasi khusus

Saran:

  • Hindarilah mengeluarkan obat dari kemasan aslinya, kecuali pas sebelum akan diminum
  • Tanyakan kepada apoteker anda tentang bagaimana anda harus menyimpan obat Anda
  • Potonglah obat anda dengan blister menjadi ukuran yang lebih kecil untuk disimpan

 

 

Referensi

Church, C .; Smith, J. 2006, The Pharmaceutical Journal: "Seberapa stabilkah obat-obatan dipindahkan dari kemasan asli kedalam compliance aid?"

Teman sejati tidaklah akan menganjurkan untuk berbagi obat resep satu sama lain. MENGAPA?

Berbagi obat BUKANLAH sebuah sikap peduli

Setiap obat memiliki efek sampingnya, namun hal ini merupakan risiko yang diketahui dan ditangani oleh profesional kesehatan. Dengan demikian, manfaatnya akan lebih besar daripada risikonya jika obat diminum sesuai petunjuk.


Sangat penting juga untuk selalu mencari nasihat dari dokter anak sebelum memberikan obat kepada anak. Dosis yang diresepkan untuk orang dewasa tidaklah sama untuk anak-anak. Selain itu, obat-obatan tertentu TIDAKLAH boleh diberikan kepada anak-anak karena dapat membahayakan perkembangan dan pertumbuhan anak.

Ingatlah bahwa obat-obatan yang diresepkan oleh dokter anda sudahlah dipertimbangkan dan disesuaikan untuk anda dan dengan kebutuhan anda. Pastikan diri dan keluarga anda aman, dengan tidak pernah berbagi obat.

 

Referensi

Berbagi obat resep dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh Christopher Campbell, Pharm.D, Residen PGY1, Pusat Medis George Regents, Augusta; dan Christina E. DeRemer Pharm.D., BCPS, Supervisor Tim Medis & Ahli Farmasi Klinis Pelayanan Kesehatan Primer, Georgia Regents Health System.

Jauhkan Obat dari Cahaya dan Panas

  • Penyimpanan obat yang tepat sangatlah penting untuk memastikan efektivitas dan potensinya
  • Jangan menyimpan obat-obatan anda didalam mobil
  • Area-area penyimpanan yang tepat diantaranya adalah di laci lemari kamar tidur anda atau di lemari dapur anda (namun tetap jauhkan dari jangkauan anak-anak)
  • Pastikan lemari/ kabinet di dapur anda tidak berada di atas kompor atau tempat cuci piring, karena panas dan uap bisa menimbulkan masalah kelembapan yang akan merusak obat-obatan anda.

Referensi

BEBERAPA TIPS UNTUK PENYIMPANAN OBAT YANG TEPAT – Asosiasi Apoteker Ontario

Beberapa Kesalahan Dalam Penyimpanan Dapat Merubah Sifat dan Kemanjuran Obat, Oleh WALECIA KONRADAUG. 15, 2011, http://www.nytimes.com/2011/08/16/health/16consumer.html?_r=0

 

Apakah Obat-Obatan Perlu Disimpan di Dalam Lemari Es?

Tidaklah semua obat perlu disimpan di dalam lemari es karena obat dapat dipengaruhi oleh suhu yang tidak stabil pada lemari es biasa. Tanyakanlah kepada apoteker anda tentang suhu yang tepat untuk obat-obatan anda. Hanya obat-obatan yang memiliki keterangan atau instruksi untuk disimpan di lemari es lah yang harus disimpan di dalam lemari es, khususnya pada kompartemen tengah lemari es. Anda tidak boleh menyimpan obat di pintu lemari es atau di dekat lubang pendingin di bagian belakang lemari es.

 

Referensi

BEBERAPA TIPS UNTUK PENYIMPANAN OBAT YANG TEPAT – Asosiasi Apoteker Ontario

Beberapa Kesalahan Dalam Penyimpanan Dapat Merubah Sifat dan Kemanjuran Obat, Oleh WALECIA KONRADAUG. 15, 2011, http://www.nytimes.com/2011/08/16/health/16consumer.html?_r=0

 

 

Ibu & Anak

Penggunaan Obat Selama Kehamilan

Kehamilan adalah suatu kondisi fisiologis khusus yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal penggunaan obat, hal ini dikarenakan bahwa beberapa obat dapat mencapai janin dan berpotensi menyebabkan kerusakan. Namun, penghindaran obat secara total selama kehamilan adalah hal yang tidak mungkin, dan dapat membahayakan. Obat apa pun yang diminum selama kehamilan haruslah digunakan dengan dosis efektif terendah dengan periode sesingkat mungkin.

Beberapa tips untuk penggunaan obat selama kehamilan

  • Jangan pernah mulai atau menghentikan penggunaan obat sebelum berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda
  • Catatlah obat yang diminum selama kehamilan atau ketika anda menginginkan kehamilan
  • Jangan pernah membagikan atau memberikan obat anda kepada orang lain
  • Jangan melewatkan obat anda karena mungkin dapat lebih berbahaya bagi anda dan janin
  • Jika ragu, berkonsultasilah dengan dokter atau apoteker anda tentang manfaat dan risiko pengobatan

 

Referensi:

Obat dan kehamilan. http://americanpregnancy.org/medication/medication-and-pregnancy/

Menyusui dan Obat

Kekhawatiran Tentang Menyusui dan Penggunaan Obat Maternal

Terdapat beberapa obat yang dapat ikut keluar bersama ASI. Jumlah yang ikut keluar dengan ASI adalah tergantung pada banyak faktor, yang diantaranya mencakup sifat kimiawi dari obat tersebut.

Secara umum, jumlah obat yang sangat kontraindikatif selama menyusui sangatlah sedikit. Ketika zat dari obat-obatan ini keluar bersama ASI dapatlah berisiko terhadap bayi, dan juga terdapat zat pada obat yang dapat mempengaruhi pasokan dan komposisi ASI.

Apa yang dimaksud dengan "Pump and Dump"/ “Pompa dan Buang”?

Metode “pompa dan buang” melibatkan pemompaan dan pembuangan ASI. Direkomendasikan bahwa teknik ini dapat diaplikasikan minimal 3 jam setelah asupan obat yang tidak boleh digunakan saat menyusui.

Beberapa manfaat dari metode ini: -

  • Meredakan kondisi penuh dan pembengkakan pada payudara
  • Memastikan pasokan ASI yang cukup

 

Meredakan kondisi penuh dan pembengkakan pada payudara

 

Bagaimana Apoteker Dapat Membantu Anda?

Apoteker akan memberikan advis dan rekomendasi tentang kesesuaian obat anda dan waktu penggunaannya selama menyusui, apoteker juga akan menginformasikan aman tidaknya obat tersebut bagi bayi/ janin anda, atau tentang apakah obat-obatan tersebut dapat mempengaruhi atau tidak terhadap pasokan ASI anda.

Waktu penggunaan obat yang dapat dipertimbangkan

  • Segera setelah menyusui bayi
  • Sebelum periode waktu dimana biasanya bayi anda akan tidur dengan waktu terlama
  • Setelah menyusui terakhir pada hari tersebut

Referensi

  1. BabyCenter. (2017). Drug safety while breastfeeding (Kemanan obat selama menyusui) | BabyCenter. [online] Tersedia di: https://www.babycenter.com/0_drug-safety-while-breastfeeding_8790.bc#articlesection1 [Accessed 3 Sep. 2017].
  2. Helms, S. and Darbishire, P. (2009). Understanding Breastfeeding: Beyond Medication. US Pharm, 34(9), hal.25-33.
  3. Verywell. (2017). When to Use the Pump and Dump Method for Lactation (Kapan Untuk Dapat Melakukan Metode Pompa dan Buang Selama Menyusui). [online] Tersedia di: https://www.verywell.com/pump-and-dump-22415 [Accessed 3 Sep. 2017].
Probiotik Didalam Kedokteran Pediatrik

Definisi Probiotik?

  • Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang, jika diberikan dalam jumlah yang tepat/ memadai, akanlah memberikan manfaat kesehatan pada inangnya

Bagaimana probiotik bekerja?

  • Probiotik adalah bakteri baik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat, meningkatkan kualitas pencernaan yang baik, mengurangi racun, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda
  • Menjaga rasio bakteri yang lebih baik adalah hal yang penting bagi kita untuk tetap sehat

Probiotik dalam Makanan & Suplemen

  • Yogurt, sauerkraut, keju, kimchi, tempe, miso dan natto, adalah beberapa makanan yang mengandung probiotik
  • Probiotik juga tersedia dalam suplemen dalam bentuk jutaan kultur bakteri (yang sering disebut CFU - Colony Forming Unit/ Unit Pembentuk Koloni)

Pencegahan & Penanganan Penyakit

• Diare infeksi/ menular akut

• Diare yang disebabkan karena penggunaan antibiotik

• Penanganan dan pencegahan penyakit atopik

• Kolitis ulserativa

• sindrom usus rengsa

• Enterokolitis nekrotik

REFERENSI

1. PEDOMAN GLOBAL ORGANISASI GASTROENTEROLOGI DUNIA - PROBIOTIK DAN PREBIOTIK 2017.

2. LIPPINCOTT WILLIAMS & WILKIN. EFIKASI/ KEMANJURAN KLINIS PROBIOTIK: TINJAUAN BUKTI DENGAN FOKUS PADA ANAK-ANAK. JURNAL GASTROENTEROLOGI DAN NUTRISI PEDIATRIK.43: 550-557. OKTOBER 2006.

3. DAN W.THOMAS Dkk. LEMBAGA PEDIATRIK AMERIKA. LAPORAN KLINIS - PROBIOTIK DAN PREBIOTIK DI DALAM KEDOKTERAN PEDIATRIK. JILID 126, NUMBER 6. DESEMBER 2010.

Pertanyaan-Pertanyaan Yang Sering Diajukan Tentang Probiotik

Apa yang  dimaksud CFU?
CFU adalah singkatan dari "unit pembentuk koloni", yang digunakan untuk menghitung berapa banyak bakteri di dalam probiotik yang mampu berkembang biak dan membentuk koloni.

Apakah lebih banyak CFU berarti lebih baik?
Dosis yang dibutuhkan untuk probiotik sangat bervariasi tergantung pada tekanan dosis dan produknya meskipun jumlahnya banyak yang berkisar antara 1 - 10 miliar CFU per dosis.

Apakah CFU yang lebih banyak adalah hal yang baik?
Efek samping biasanya ringan, bersifat sementara dan seringkali merupakan tanda bahwa probiotik itu bekerja dan sering menjadi bagian dari proses pembersihan alami itu sendiri, misalnya sembelit ringan, diare ringan, ruam (gatal-gatal) ringan, kram dan buang angin.

Berapa lama saya perlu mengkonsumsi probiotik?
Dianjurkan untuk mengonsumsi probiotik setiap hari antara 2 minggu hingga 2 bulan untuk sepenuhnya membangkitkan kembali bakteria sehat baik di dalam usus

Apakah probiotik aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Suplementasi probiotik selama kehamilan meningkatkan imunitas bayi baru lahir dan dapat mengurangi alergi. Untuk bayi menyusui, peningkatan kekebalan dan alergi juga telah diamati. Selalu tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda untuk memastikan bahwa suplemen apa pun, termasuk probiotik, aman digunakan selama kehamilan dan menyusui.

 

REFERENCES

World Gastroenterology Organisation Global Guideline – Probiotics and Prebiotics 2017

Patient handout. University of Wisconsin Integrative Medicine

Rinitis Alergi Pada Anak: Dilema Bersin

 

Rinitis alergi dapat mengganggu kinerja olahraga dan aktivitas pendidikan anak di sekolah

  • Hidung tersumbat yang disebabkan karena rinitis alergi dapat menurunkan kualitas tidur anak, yang dimana hal ini akan menurunkan tingkat konsentrasi mereka di hari berikutnya
  • Karena rinitis alergi mempengaruhi kualitas pernapasan anak, maka kemampuan mereka untuk berolahraga dan bermain juga dapat terganggu

Apa saja strategi penanganan rinitis alergi?

Selain mencari bantuan medis, upaya pertama yang dapat dilakukan adalah dengan mengidentifikasi pemicu dan peminimalisiran paparan.

Paparan di luar ruangan

  • Kenakan masker dan kacamata
  • Hindarilah menggantung pakaian di luar ruangan

Paparan di dalam ruangan

  • Tungau - gunakan penutup “anti tungau”, cucilah kain linen dan gorden dengan air panas
  • Jamur – gunakanlah pengawalengas (dehumidifier)

Paparan bulu hewan peliharaan

  • Cucilah tangan setelah mengelus binatang peliharaan
  • Simpan hewan peliharaan di luar rumah/ ruangan

Irigasi hidung dapat dilakukan untuk membilas alergen, dan penanganan ini dapat efektif pada 50% pasien penderita rinitis alergi.

Referensi

  1. http://emedicine.medscape.com
  2. http://acaai.org/allergies/types/hay-fever-rhinitis
Intoleransi Laktosa pada Anak

Apa yang dimaksud dengan Intoleransi Laktosa?
Intoleransi laktosa adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat mencerna laktosa, yang dimana kondisi ini dapat menyebabkan kemunculan gejala-gejala gastrointestinal.

Apa penyebab intoleransi laktosa?

  • Kondisi ini terjadi ketika usus kecil tidak bisa menghasilkan laktase yang cukup (enzim) untuk mencerna laktosa (gula susu). Laktosa kemudian difermentasi oleh bakteri dan memunculkan gejal-gejala yang tidak menyenangkan (membuat penderitanya menderita)
  • Intoleransi laktosa pada anak-anak sering disebabkan karena infeksi pada sistem pencernaan, dan hanya berlangsung dalam beberapa minggu saja

Apa saja gejala intoleransi laktosa?

Gejala-gejala intoleransi laktosa biasanya muncul dalam 30 menit – 2 jam setelah mengkonsumsi laktoas, dan mencakup:

Jenis-jenis makanan apa yang mengandung laktosa?

  • Laktosa adalah gula alami yang biasa ditemukan pada susu mamalia seperti sapi, kambing, dan domba
  • Produk-produk turunan susu, seperti keju, es krim, mentega, dan yoghurt dapat mengandung laktosa

Bagaimana intoleransi laktosa ditangani?

  • Tidak ada obat untuk kondisi intoleransi laktosa. Namun, gejala-gejalanya dapatlah diredakan melalui perubahan diet
  • Sajikan susu dan produk-produk turunannya dalam porsi kecil dalam menu harian
  • Untuk bayi yang menderita intoleransi laktosa, dapatlah diberikan susu formula bebas laktosa yang tersedia di apotek dan supermarket
  • Probiotik dapat membantu di dalam penanganan kondisi intoleransi laktosa

Apakah intoleransi laktosa sama dengan alergi susu?

Tidak. Mereka mungkin memiliki gejala yang sama tetapi kondisinya sangatlah berbeda

Referensi

  1. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lactose-intolerance/basics/definition/con-20027906
  2. https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/lactose-intolerance
  3. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Lactose-Intolerance-in-Children.aspx
  4. http://www.nhs.uk/Conditions/lactose-intolerance/Pages/Introduction.aspx

 

Penggunaan Antibiotik Yang Aman

 

Antibiotik TIDAKLAH Selalu Dapat Menjadi Jawaban

Hampir dari seluruh kondisi batuk dan pilek adalah disebabkan oleh virus. Antibiotik hanya dapat digunakan untuk menangani penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri – bukan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus.

Beberapa penyakit umum yang TIDAK MEMBUTUHKAN penanganan dengan Antibiotik:

  • Pilek
  • Influenza (flu)
  • Hidung berair
  • Sebagian besar kondisi batuk
  • Sebagian besar sakit tenggorokan
  • Sebagian besar infeksi sinus
  • Beberapa infeksi telinga

 


 

Berapa lama gejalanya berlangsung?

sore_throat

Radang tenggorokan/ tonsilitis (radang amandel): 1 minggu

flu

Pilek / flu: 10 hari - 2 minggu

blocked_nose

Hidung berair atau beringus / hidung tersumbat: 1 - 3 minggu

sinus

Sinusitis: 2 - 3 minggu

cough

Batuk kering/ batuk karena gatal di tenggorokan: 3 minggu

Jika gejalanya berlanjut atau lebih lama biasanya, tidak mereda, bertambah buruk, atau jika mengalami kemunculan gejala-gejala baru, maka kunjungilah dokter.

BIJAKLAH dalam Penggunaan Antibiotik

Bagaimana saya tahu jika saya mengalami infeksi virus atau bakteri? Berkonsultasilah dengan penyedia layanan kesehatan dan ikuti sarannya tentang apa yang harus dilakukan untuk penyakit tersebut. Ingat, batuk pilek disebabkan oleh virus dan tidak memerlukan antibiotik.

Apakah hal ini berarti saya tidak boleh minum antibiotik? Penyedia layanan kesehatan anda akan meresepkan antibiotik jika anda mengalami infeksi bakteri.

Jika lendir yang keluar dari hidung berubah warna dari bening menjadi kuning atau hijau - apakah saya memerlukan antibiotik? Tidak. Adalah hal yang normal ketika lendir/ ingus menjadi kental dan berubah warna ketika anda mengidap flu.

Apa yang dapat saya lakukan untuk membuat saya merasa lebih baik?Obat pereda rasa nyeri, penurun demam, larutan salin dalam bentuk tetes atau semprot hidung, kompres hangat, banyak minum air dan istirahat merupakan hal terbaik untuk membantu anda merasa lebih baik (meredakan gejalanya)

 

 

Referensi:

1. Snort. Sniffle. Sneeze. No Antibiotics Please (Jika Hidung Anda Beringus dan Bersin. Mohon Untuk Tidak Meminum Antibiotik). Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
2. Get to the source of Cold & Flu symptoms (Ketahuilah Penyebab Gejala Pilek & Flu). Kerjasama Infeksi Pernafaasn Global (GRIP).
3. Upper Respiratory Tract Infections Getting the right relief (Meredakan Infeksi Saluran Pernafasan Atas). Kerjasama Infeksi Pernafasan Global (GRIP).

Pemahaman Tentang Antibiotik – Hal-Hal Yang Harus Anda Ketahui

 

Kenapa saya harus menghabiskan antibiotik saya?

* Resistensi antibiotik adalah suatu kondisi resistensi bakteri terhadap antibiotik, yang pada awalnya efektif untuk penanganan infeksi akibat bakteri tersebut. Penyakit yang tadinya mudah diobati dengan antibiotik dapat menjadi infeksi yang berbahaya, yang dimana hal ini memperpanjang penderitaan, dan bahkan bisa berakibat fatal.

 

ANDA dapat membantu untuk mengatasi resistensi bakteri terhadap antibiotik dengan:

• Mencuci tangan dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit untuk mencegah penularan infeksi bakteri;

• Gunakanlah antibiotik hanya jika diresepkan oleh dokter atau profesional kesehatan yang bersertifikat;

• Menghabiskan seluruh antibiotik yang diresepkan, bahkan jika anda sudah merasa baik/ sehat sekalipun;

• Jangan pernah berbagi atau memberikan antibiotik dengan orang lain, anda juga tidak boleh untuk menggunakan resep sisa

 

 

Saya megalami diare setelah minum antibiotik. Haruskah saya menghentikannya?

Pada beberapa pasien, antibiotik dapatlah memicu terjadinya diare ringan, yang dimana hal ini merupakan efek yang umum diketahui oleh dokter. Anda tidak perlu untuk menghentikan antibiotik, banyaklah minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang, dan hindarilah produk makanan dan minuman yang mengandung susu.

Probiotik direkomendasikan untuk meredakan diare. Namun jika anda mengalami sakit perut yang parah, kram atau demam dengan pemburukan diare setelah minum antibiotik, anda harus segera mengunjungi dokter.

 

 

Saya mengalami reaksi alergi terhadap penisilin. Apakah saya boleh untuk minum antibiotik yang lain?

Jika anda mengalami gatal-gatal, sesak nafas dan / atau mengi setelah minum penisilin, maka anda  dipastikan mengalami alergi penisilin, dan anda tidak boleh mengkonsumsi obat yang mengandung  penisilin atau antbiotik yang serupa.

 

Penting bagi anda untuk memberitahukan dokter atau apoteker tentang status alergi anda. Terdapat jenis antibiotik lain yang tersedia dan aman digunakan untuk penderita alergi penisilin.

Referensi

  1. https://www.drugs.com/health-guide/antibiotic-associated-diarrhea.html
  2. http://www.who.int/drugresistance/en/
  3. http://www.cdc.gov/getsmart/community/about/antibiotic-resistance-faqs.html

 

Pelaporan Tentang Kemunculan Efek Samping Obat Oleh Para Penggunanya

Beberapa Efek Samping / Reaksi Buruk Akibat Penggunaan Obat

Apa yang dimaksud dengan Efek Samping / Reaksi Buruk Akibat Penggunaan Obat?

  • Efek yang tidak diinginkan atau reaksi yang berbahaya yang muncul setelah penggunaan obat/ medikasi atau kombinasi dari beberapa obat-obatan
  • Reaksinya dapat berupa efek samping umum atau reaksi yang baru atau belum dikenali
  • Kondisi ini juga dapat terjadi dengan tiba-tiba setelah mengkonsumsi obat yang biasa anda konsumsi tanpa pernah mengalami efek samping sebelumnya

 


 

Beberapa Contoh dari Efek Samping Obat

Ruam

Mual/Muntah

 Kesulitan bernafas

Pembengkakan (pada bibir, mata, & lidah)

 

Apa Yang Harus Saya Lakukan Jika Saya Mengalami Efek Samping?

Langkah 1

Jika anda yakin mengalami efek samping, sangatlah penting untuk berkonsultasi/  memeriksakan diri ke dokter atau apoteker.

Langkah 2

  • Melaporkannya ke Badan Regulasi Obat Nasional (NPRA)
  • Melalui ConSERF (Formulir Pelaporan Efek Samping Konsumen). Anda dapat melaporkan semua efek samping yang mengganggu anda, bahkan jika anda tidak yakin apakah efek samping yang anda alami disebabkan oleh obat atau bukan

Harap untuk catat informasi berikut:

• Nama Obat

• Dosis Yang Dikonsumsi

• Jarak Waktu Dari Mulai Menggunakan Obat Sampai Mulai Merasakan Efek Sampingnya

• Nama obat-obatan lain yang dikonsumsi bersamaan

Bagaimana Saya Membuat Laporan?

Bagaimana cara melaporkannya?

Unduh Formulir ConSERF

• Silakan isi bagian sebanyak mungkin untuk memastikan laporan anda dapat bermanfaat. Anda dapat berkonsultasi dengan apoteker untuk mendapatkan bantuan dalam mengisi formulir

• Kirimkanlah formulir secara online, atau dapat secara langsung mengirimkannya ke NPRA

• Harap berikan kontak anda untuk memungkinkan NPRA dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang laporan anda jika memang diperlukan. Informasi tentang anda akan dijaga kerahasiaannya

Peran NPRA, Kementerian Kesehatan Malaysia

Badan Regulasi Obat Nasional (NPRA) memiliki peran di dalam pemantauan keamanan obat-obatan di Malaysia, sehingga dapat berkontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik tentang potensi efek samping. Analisis efek samping yang dilaporkan telah berkontribusi terhadap langkah-langkah berikut ini untuk meningkatkan keamanan obat:

• Menerbitkan peringatan keamanan & pembatasan resep obat-obatan yang berisiko

• Memperbarui keterangan dalam kemasan obat & selebaran informasi obat konsumen dengan informasi terbaru tentang keamanannya

• Penghapusan atau penarikan obat-obatan berisiko dari pasar

Apa Yang Dapat Saya Laporkan & Kenapa?

Apa yang harus dilaporkan?

Anda dapat melaporkan efek samping dari:

• Obat-obatan atau vaksin (obat-obatan yang diresepkan oleh dokter atau obat-obatan yang dijual bebas)

• Vitamin dan suplemen kesehatan

• Obat-obatan herbal atau obat-obatan tradisional

Selain obat-obatan oral (tablet, kapsul, dan sirup); obat-obatan dalam bentuk lain seperti krim, losion, supositoria dan inhaler juga dapat menyebabkan kemunculan efek samping.

 

Peran NPRA, Kementerian Kesehatan Malaysia

Sayangnya, tidaklah mungkin untuk mengetahui semua efek samping dari obat sebelum disetujui untuk digunakan. Ketika konsumen melaporkan tentang pengalaman mereka di dalam menggunakan obat-obatan tertentu, maka hal tersebut akan membantu kita untuk memahami lebih mendalam tentang potensi efek samping obat-obatan tertentu dan dapat mengidentifikasi masalah-masalah baru yang sebelumnya tidak diketahui.

Alergi Obat

Apa Yang Dimaksud Dengan Alergi Obat?

  • Alergi obat merupakan kondisi atau pengaruh yang tidak diinginkan sebagai respon imun tubuh terhadap beberapa obat-obatan tertentu
  • Reaksi alergi akibat obat tidaklah terjadi pada semua orang

 

Apa Saja Gejala-Gejala Alergi Obat?

Gejala-gejalanya dapatlah beragam dari satu pasien ke pasien lainnya.

Reaksi alergi ringan:

  • Ruam kulit atau urtikaria (gatal-gatal)
  • Gatal berulang

ANAFILAKSIS – kondisi yang berpotensi mengancam jiwa dan membutuhkan perhatian medis segera!

• Ruam kulit atau urtikaria (gatal-gatal)

• Gatal

• Gatal

Beberapa obat-obatan yang umum dihubungkan dengan reaksi alergi:

  •  Antibiotik - penicillin (cloxacillin, amoxycillin), trimethoprim / sulphamethoxazole
  •  Obat-Obatan Antiinflamasi Non-Steroid (NSAID) - asam mefenamat, ibuprofen, diklofenak

 

Apa yang harus anda lakukan jika anda memiliki alergi obat?

Jika anda mengetahui atau mencurigai bahwa anda mengalami alergi terhadap obat:

  • HINDARI / BERHENTILAH mengkonsumsi/ meminum obat tersebut
  •  Mintalah saran medis dari dokter anda untuk mengonfirmasi kondisi alergi

 

KARTU ALLERGI OBAT

  • Berguna bagi pasien penderita alergi terhadap obat yang terkonfirmasi
  • Memberitahukan kepada dokter atau profesional kesehatan tentang alergi obat yang kita miliki
  • Membantu mencegah pasien untuk tidak meminum/ menggunakan obat-obatan yang dapat memicu reaksi alergi

Beberapa tips bagi pemegang kartu:

  • Membawa kartu alergi obat setiap saat
  • Tunjukkan kartu alergi obat anda kepada dokter atau profesional kesehatan lainnya yang terlibat di dalam penanganan/ perawatan Anda
  • Untuk reaksi alergi yang parah, pertimbangkan untuk memiliki gelang keterangan kondisi medis

Allergy Obat VS Efek Samping Suatu Obat

ALERGI OBAT

Alergi obat adalah suatu kondisi yang langka, dimana sistem kekebalan tubuh akan merespon suatu obat dan menyebabkan efek samping

EFEK SAMPING

Efek samping obat adalah: -

  • efek yang tidak diinginkan dari suatu obat
  • berbeda dari alergi obat
  • tidak melibatkan reaksi imun tubuh

* Terkadang, efek samping dari penggunaan obat dapat hilang ketika terapi atau penggunaan obat diteruskan